CIEE PPKM LEVEL 4 DIPERPANJANG
Tampilkan postingan dengan label Daily. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daily. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Agustus 2021

Kenalin! (2021)

Foto wisuda dengan orang yang diterima di Kedokteran UNS (cie kembaran)

Halo semuanya, kembali lagi bersama gue setelah lama vakum. Singkat cerita gue kembali ke sini setelah ada tugas dari PKKMB FE. Ya, bener, gue udah kuliah sekarang. Dan sekarang masih tahap orientasi terhadap kehidupan kampus yang bener-bener baru buat gue. Karena memang di dunia perkuliahan kita akna memiliki kehendak sendiri ketika memilih sesuatu. Ketika masuk kelas kita akan diberi pilihan untuk presensi atau tidak sedangkan waktu SMA atau sebelumnya kita diwajibkan untuk masuk. Ya kira-kira bakal begitu si, mencari kesadaran kita agar dapat berguna di kehidupan kemasyrakatan nantinya.

 

Karena judul blog ini adalah "Kenalin! (2021)". Ya gue akan mulai lagi dari awal. Oke. Let's go!

 

Assalamualaikum w.w.

Perkenalkan nama gue Aqsha Muhammad Riski. Gue lahir tanggal 27 April tahun 2003 di Bantul. Hobi gue, menulis, membaca, olahraga. Sempat bersekolah di SD Muhammadiyah Bantul Kota (sekolah para juara), SMP 3 Pandak, dan SMA Negeri 1 Bantul. Dan sekarang gue sudah mau menjalani kehidupan perkuliahan di salah satu universitas yang terkenal dengan pendidikannya, yaitu Universitas Negeri Yogyakarta. Untuk prodi yang gue ambil, gue ambil prodi Manajemen. Untuk alasannya, sebenernya gue dari jurusan MIPA, ya gue lintas jurusan. Karena pada waktu itu PKN STAN kabarnya hanya menerima dari UTBK Soshum. Tapi setelah gue buku Soshum dan sebagainya, ternyata kabar itu bohong, dan gue langsung menghela nafas (dan berkata kasar). Tapi ya, karena ya udah, lakuin aja dengan kurun waktu kurang dari 3 bulan gue belajar materi soshum.

 

Kenapa manajemen belum dijelasin tadi ya. Ya, pikiran gue waktu itu, gue cuma mau cari yang berada di top rank. Dan kebetulan prodi manajemen merupakan salah satu yang terfavorit di rumpun Soshum. Ya udah, nyoba aja milih ke situ. Pilihan gue Manajemen UGM dan Manajemen UNY, jalannya Tuhan gue keterima di pilihan kedua dengan air mata bercucuran. Karena gue sendiri juga kaget kalau gue keterima. Karena waktu tes, gue sebelumnya cuma tidur 4 jam, dan pas ngerjain gue ngerasa apa yang gue pelajarin nggak ada yang masuk ke dalam soal. Tapi, syukur kuhaturkan kepada-Nya karena ini memang jalannya. Gue sangat bersyukur sekali.

 

Hal yang ingin ku sampaikan pada pengalaman gue di atas adalah pastikan berita dibaca bener-bener dan harus ngecek kebenarannya, jangan sampe kaya gue yang kemakan rumor sampai menjadikan gue terlempar ke Soshum. Dan juga apabila kalian adalah pejuang UTBK, banyak-banyakin latihan soal dan istirahat. Jangan jadi kayak gue yang selalu latiha soal tapi lupa istirahat, sampai-sampai pernah 16 jam belajar dalam seminggu sebelum UTBK. Ya akhirnya, badan gue agak hangat dan sedikit penuh otak gue pas ngerjain soal UTBK. 

 

Untuk kalian yang tanya bagaimana dengan seleksi PKN STAN gue. sekarang masih berlanju, nunggu pengumuman seleksi tahap 2 tanggal 26 Agustus 2021. Dan masih ada seleksi sekali lagi, yaitu wawancara. Doain gue gais. 

 

Udah cukup kali ya, ini juga semata-mata buat tugas dan emang gue suka nulis yang berhubungan dengan gue. Oke, terima kasih telah membaca. See you next! Pipis, love, and gaul.

btw, katanya suruh upload CV, oke.





Kamis, 09 April 2020

Mi Instan

Mahasiswa Ini Temukan Bungkus Mie Instan Berusia 19 Tahun di ...


Halo, Aqsha disini. Dan ini adalah Iphone-. Kalo begitu gue plagiatin David Gadgetin dong. Abaikan, tutup, lupakan. Di hari yang cukup tenang ini, dengan suara jangkrik yang terdengar di telinga, dengan kipas angin yang berputar dengan kecepatan normal. Gue hari ini bakal bahas tentang Mi Instan. Mungkin sebagian dari kalian bertanya-tanya, mengapa dia bahas Mi Instan? Mengapa Mi Instan? Enggak? Oke. Tapi bakal gue kasih tahu karena gue tahu dalam lubuk hati kalian yang terdalam kalian ingin menanyakannya pada gue. Bentar, garuk lengan atas gue dulu, gatel soalnya.


Mengapa sekarang bahas Mi Instan? Karena, tadi siang gue makan siang pake Mi Instan rasa rendang, dan gak cuma itu doang. Gue tambahin jamur diatasnya, dan makan pake nasi. Kenikmatan dunia. Dan lebih mantapnya lagi, kemarin malamnya gue makan Mi Sedaap Goreng. Beeeh, meninggal gak lo? Meninggal gak? Itu tu Mi Goreng Rendang Jamur Nasi, acak adut perut kalian kalo makan. Itu memang kenikamatan dunia se-akhirat, mantap beut. Langsung aja kali ya, gue ngomongin soal Mi Instan ini. 

*tulisan ini tidak disponsori oleh produk-produk makanan seperti Indom*e atau Mie Seda*p atau yang lain*


Pringles ramen, mie instan rasa keripik Pringles yang legendaris ...
gue baru tahu ada mi rasa pringles, tapi sayangnya gak di Indonesia kayaknya.



Mi Instan adalah mi yang pembuatannya cukup instan karena hanya dibutuhkan air panas karena semua sudah tersedia dalam bungkusnya, andai hidup juga seperti itu. Menurut gue, Mi Instan adalah barang temuan paling berharga bagi umat manusia, apalagi bagi kalian yang ngekos. Bagi orang yang ngekos, Mi Instan ini adalah Tuhan ke-2 mereka, Mi Instan itu dipuja sama mereka, dan kadang sampai dikasih sesajen. Mi Instan pertama kali diciptakan oleh orang Jepang yakni Momofoku Ando pada tahun 1958. Hidup dai Nippon!. Pada waktu itu, Mi Instan rasanya cuman Ayam dan hanya dipasarkan di Jepang saja. Namun, karena kita ini saudara tua dari Jepang. 10 tahun sejak Mi Instan pertama kali diciptakan, Mi Instan datang ke Indonesia tahun 1968. Tau nggak yang pertama datang ke Indonesia itu apa? Supermi. Mi Instan yang mi nya cuma dikit doang itu.



Jaman dahulu, mi instan ini rasanya tiga, cuman goreng, soto, sama ayam bawang. Sekarang jaman makin berkembang makin aneh-aneh rasa dari Mi Instan. Dari Indomie ada Mi rasa cabe ijo, bukan makanan, cocolan doang itu. Kalo gue pengen makan cabe ijo, gue makan cabe ijo, gak usah mi. Bahkan mi instan di jaman sekarang itu sudah melakukan collab kayak youtuber, dengan merek makanan lainnya. Contohnya, mie goreng rasa chitato, lo rebus mi-nya tunggu selama 4 menit. Jadi kripik kentang, bukan Mi. Dan mungkin 5 sampai 10 tahun ke depan, lo datang ke Indomaret, “Wuihh, ada Mi goreng rasa es krim Walls, nice.”.


*tulisan ini tidak disponsori oleh produk-produk makanan seperti Indom*e atau Mie Seda*p atau yang lain*


Dengan Mi Instan gue belajar cara menerima keadaan apa adanya. Dengan Mi Instan gue belajar cara masak air. Dengan Mi Instan gue belajar cara menyukai makanan dan juga menyayangi makanan. Tanpa adanya Mi Instan, gue mungkin udah jadi narapidana. Udah di dalam sel penjara, terus dikeluarin karena adanya korona. Gue tanpa Mi Instan udah kayak jendela tanpa gorden. Ibarat kipas angin tanpa baling-baling di dalamnya. Ibarat burger tanpa adanya Ham. Udah gak bisa lepas lagi dengan namanya Mi Instan. Kalo gue suruh milih antara Mi Instan atau keluarga. Gue bakal pilih Mi Instan, karena keluarga gak bisa bikin kenyang. Tapi bisa juga sih bikin kenyang, IYKIM.


Kalo suruh milih antara jadi Brand Ambassador Mi Instan atau orang tersayang. Gue bakal pilih jadi Brand Ambassador Mi Instan. Karena dengan menjadi Brand Ambassador gue bisa dapet uang, dengan punya uang gue bisa mendapat orang yang tersayang. Money is everything. PUNYA UANG BANYAK INTENSIFY. Mungkin itu aja dulu dari gue, hikmahnya dengan membaca ini kalian bisa lebih sayang dengan Mi Instan. Dan negara kita mungkin bisa mengalahkan Korea Selatan dalam mengonsumsi mi instan terbanyak per-kapita. Aqshachocomacchiato disini, sign out. Stay focus, pipis, dan gaul.





*tulisan ini tidak disponsori oleh produk-produk makanan seperti Indom*e atau Mie Seda*p atau yang lain*


untuk HAR 17 Januari 2022 https://drive.google.com/drive/folders/1dB4VxHQr7jdLDX0pJTcRchFGYO2fH-Ek?usp=sharing

Sabtu, 19 Oktober 2019

Gue, foto, dan Instagram



Foto zaman saat negara api menyerang.
Tebak gue yang mana :)



Jikalau lu tanya gue, gue adalah orang yang gak suka difoto atau memfoto diri sendiri. Karena menurut gue, itu adalah sesuatu yang paling gak berguna. Kalo mau lihat muka ya tinggal ngaca doang. Ga perlu foto gitu.  Gue biasanya kalo ngeliat kamera suka gatel-gatel, demam, pusing, HIV, sampai serangan jantung. Itu bukan lebay, tapi itu kenyataan. Dan gue kadang agak ngerasa aneh sama diri gue sendiri, dan bertanya “Kenapa sih gue kok gak mau difoto?”.



Gue sempet tanya sama seseorang “Eh , kenapa sih anda mau berfoto atau selfie di tempat-tempat tertentu?”. Dan dia jawab “Kalo aku sih, karena mendapatkan estetika cahaya dan tempat yang sesuai. Dan percuma kalo gak foto ditempat itu”. Terus gue jawab “Kalau mau pamer, udah bilang aja. Bahasanya gak usah dipersulit. Estetika-estetika cahaya apaan sih? Intinya lu mau pamer gitu kan?”. Akhirnya dia block gue dari pertemanan. Akhirnya jadi pacar gue. Enggak-enggak bercanda doang. Hiks.



Foto identik dengan yang namanya Instagram, dan instagram isinya itu orang-orang pamer semua. Kalo di zoom foto postingannya, isinya bakalan “Hidup gue lebih menyenangkan daripada lo”. Pasti kayak gitu. Dan kadang orang-orang instagram ini agak goblok dan aneh. Misalnya kek nulis caption tulisannya “No Caption” gitu kan. Itu norak banget, jijik gue lihatnya.



Adalagi nih temen gue yang pengen narsis tapi jadinya goblok. Dulu ada kan kek gitu kan, foto laut terus captionnya “Vitamin Cea”. Tapi kalo temen gue yang itu, foto laut captionnya “Vitamin C”. Gue langsung “Elu berjemur di perasan jeruk atau apa?”. Jadi gini, goblok itu boleh, tapi jangan sampe kelihatan goblok. Itu intinya.



Udah gue bilang sebelumnya bahwa Instagram adalah tempat pamer seseorang. Dengan kata lain, foto yang ia post dalam Instagram adalah foto terbaik dia. Dari ratusan foto yang sudah ada, dan di-edit setengah mati sama dia untuk di-posting dan dipamerkan ke orang-orang. Jadi, kalo di Instagram gitu ada yang posting foto jelek, itu gue suka gak tega karena itu foto terbaik dia gitu. Biasanya gue comment “Udah gakpapa, aku tahu kamu berusaha semampu kamu. Coba lagi ya” kasian gitu liatnya. Sepi gitu postingannya.



Kebalikan kalo fotonya bagus, dan orang yang difoto juga bagus. Pasti rame fotonya, apalagi yang foto orangnya jomblo dan upload di malam minggu. Itu para kaum-kaum jomblo dari liang lahat langsung kepanggil gitu. Langsung bangkit dari liang lahat, terus like dan komen “Boleh kenalan gak?”. Pasti begitu, jomblo sejati gak mungkin begitu. Wanita cantik itu sudah diberi anugerah. Anugerah untuk tak pernah salah di mata seorang cowo, apalagi cowonya dan cewenya sama-sama jomblo.



Ada nih temen gue cewe cantik orangnya, naik motor tabrakan *jebret*. Orang yang ditabrak bilang “Oh, gak papa mbak. Boleh kenalan nggak?” pasti digituin.



Coba aja kalo cewenya jelek. Kayak sebagian besar dari pembaca blog gue. Turun dari motor langsung dibakar massa itu. Jadi cewek cantik itu selalu diberi kemudahan dalam hidupnya. Jadi beruntunglah kalian para cewe-cewe yang punya paras yang cantik. Dan bagi kalian yang merasa punya wajah kurang bagus (kaya gue), nggak usah menyesal karena “Cantik/Ganteng itu butuh proses”.



Hal yang ingin gue sampaikan pada tulisan ini adalah. . . adalah . . . syukuri apa yang kalian punya. Karena gak semua yang kita harapkan akan terjadi, dan gak semua hal yang kita takutkan akan jadi kenyataan. Kadang tak perlu mewah, yang penting ada. Dia aja cukup. Keknya gak nyambung deh sama tulisan gue. Tapi yaudah, karena gak ada amanat yang lain. See you next week! Don’t forget to click the ads!.

Jumat, 18 Oktober 2019

Tips Menunggu

Hasil gambar untuk menunggu


Hai, nama gue Aqsha Muhammad belum berubah. Dan mungkin nggak bakal berubah. Dan selamat datang di segmen Tips” tentang permasalahan hidup anda. *jeng jeng jeeeeng jeng jeeeng (nadanya ngikutin imajinasi kalian sendiri). Hari ini gue akan share beberapa tips ketika menunggu versi gue. Karena ini juga berdasarkan pengalaman gue. Karena, hampir semua manusia itu males yang namanya menunggu termasuk gue. Karena menunggu dan ditunggu sama-sama gak enak.  Kalo menunggu itu buang-buang waktu atau nggak ada kerjaan. Kalo ditunggu itu buang-buang waktu orang lain yang bisa digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat.



Kalo janjian jam 9 ya, datengnya jam 9. Jangan dateng jam 8 karena itu kecepetan, dan jangan dateng jam 10 karena itu kelamaan. Biasakan tepat waktu gitulah, karena janji itu harus ditepati. Tapi ada juga orang yang masih ngomong, "Aku janji bakal ngebahagiain kamu" tapi besoknya dia ngilang.



Dalam menunggu hal yang pasti kalian lakukan adalah mainan hp, selfie, tiduran, nonton video youtube, baca novel, memandangi awan, memandang dirinya bersama orang lain. Itu udah terlalu mainstream sekali ya. Dan mungkin kalian sudah bosan dengan hal-hal yang kalian lakukan saat sedang menunggu. Dan gue sebagai masternya menunggu penantian, bakal ngajarin kalian hal-hal yang enggak bakal bikin bosen pada saat menunggu.



Oke gak usah berlama-lama lagi, gue bakalan ngasih tips-tips menunggu versi gue. Cekidot













Pertama, dalam situasi menunggu balesan dari temen, gebetan, pacar kalo punya, hubungan yang kejebak friendzone, hubungan bertepuk sebelah tangan, atau apalah itu. Hal yang gue lakukan pada saat situasi tersebut adalah gue berusaha agar waktu yang gue gunakan waktu menunggu ini produktif. Misalnya kayak gue sekarang, gue kan baru suka nulis kek begini. Dan biasanya dalam menunggu, yang gue lakukan adalah menulis. Dan akhirnya itu menjadi sesuatu yang produktif buat gue. Nyatanya bisa buat ngisi blog gue ini.



Kedua, dalam situasi nungguin temen kampret yang suka telat kalo diajak kumpul.  True story sih ini. Sebelum gue lanjutin, gue cuma mau ngingetin bagi kalian-kalian orang-orang kampret (termasuk gue) yang suka telat diajak kumpul. Dateng tepat waktu la kampret, jangan janjian jam 10 dateng jam 12. Nunggu itu capek tolol. Minimal lu harus ngabarin dulu la “Oi, aku izin telat ye”. Tapi datengnya jangan 3 jam kemudian gitu lo. Ada orang yang kek begini? Buanyyyaaakkkk (termasuk gue).
Mungkin hal yang dapat kalian lakukan saat menunggu orang adalah . . bikin VLOG? Kan lumayan bisa buat Instastory ataupun status Whatsapp. Caranya pun sangat mudah, tinggal ngomong ke kamera. Contoh “Hello gaes, hari ini sangat cerah. Dan gue sekarang lagi nungguin temen gue yang sampe sekarang belum dateng. Kan kampret”. Sebisa mungkin, gayanya dibikin norak, sama nada bicaranya dibikin aneh. Siapa tahu viral. Tapi ini menurut style nge-vlog kalian masing-masing. Intinya kalian bisa membuat hal yang gak penting menjadi terlihat bagus dan penting. Yang penting isinya dapat tersampaikan. Ini bukan alay, cuman mengatasi kebosanan aja. Daripada ndomblong mending ngomong sama kamera aja. Paling cuman dianggap gila sama orang-orang.



Tapi kalo lu tanya gue, hal yang biasa gue lakuin ketika lagi nungguin orang adalah gue ngomong sendiri. Udah kek orang gila. EMANG GILA ORANGNYA. Kadang gue suka ketawa-ketawa sendiri,  sambil diliatin orang-orang. “gila tu orang senyum-senyum sendiri” “iya, paling otaknya belum tumbuh dengan sempurna, masih trapesium” dan itu yang gue pikirkan ketika orang- orang ngeliat gue. Jadi kalian bisa milih antara, nge-VLOG atau ngomong sendiri tanpa kamera. Yang nomor 2 sangat berbahaya, perlu dilakukan oleh professional. Jadi bagi kalian pemula, saya sarankan nomor 1. Tapi bagi kalian yang memiliki POTENSI jadi orang gila, pilih saja nomor 2.



Ketiga, ketika nungguin pesenan makanan di restoran. Ini bagi gue adalah hal yang paling ngeselin. Karena apa? Karena dalam situasi ini perut lu kosong, dan otak lu udah kosong karena gak dapet asupan makanan. Mungkin sesambil nunggu, lu bisa kenalan sama seluruh orang yang ada di sana. Salam-salaman gitu sama yang lain. Siapa tahu ada yang cantik, dan lu suka dan dia langsung suka. Kan bisa jadi judul sinetron. Judulnya "Bakso yang tak kunjung datang, cintaku datang" wuiis keren. Dan acara salam-salaman tadi kan nggak ada yang ngelarang kan? Yaudah lakuin aja, daripada mati sambil nungguin makanan.



Keempat, ini gue ambil dari salah seorang narasumber atau orang yang nanya ke gue. Dia tanya “Gimana sih cara nunggu seorang cowo yang keasikan nge-game, terutama cowok tersebut ialah pacar saya”. Jadi begini para girls-girls yang hobi Ghiiibahh. Ini gue kasih tahu ke kalian semua ya, karena gue juga seorang cowo gitu. Cowo itu butuh banget yang namanya hobi. Tapi entah kenapa, kalian ini sering menghalangi gebetan-gebetan kalian, pacar-pacar kalian (kalau ada) untuk menjalani hobinya tenang.



Kalo cowonya hobi motor, biarin aja nggak usah diganggu. Gak usah sok-sokan ngomong “Kamu pilih motor terus, emang kamu pilih motor daripada aku :(”. “EH LU BISA NGGAK MINUM PERTAMAX? NGGAK BISA KAN” kata cowoknya. Contoh lagi, cowonya lagi asik main game nih. Ya kalo chat ga dibales ya tungguin, mungkin bisa sambil baca “Tips Menunggu versi Aqshachocs”. Bukannya ditelpon, yang lu dapetin bukan lah perhatian. Tapi rasa dengki yang mendalam yang dialami oleh cowo tersebut. Walaupun pas ditelfon bilangnya “Apa kabar sayang?”. Tapi didalem hati “Anj*ng, cewek tolol nelpon gue waktu gue lagi nge-game”. Jadi kalo kalian punya gebetan, pacar kalau punya. Biarkan mereka menjalani hobinya dengan tenang. Cowo lu tuh butuh hobi sebagai hiburan dari kalian.



Kayak misalnya  gue pernah kayak gitu, gue dulu main suatu game. Game ini sangat seru banget sampe gue gak berhenti maen. Dan gue hampir tamatin tuh game. Sampai suatu hari, cewek dateng, minta HP gue. Dia buka save file gue, terus dihapus sama dia. Ini buat cewe yang ga ngerti dan sok ngerti gue kasih tahu. Ini ibaratnya, cowo lu lagi main catur nih. Terus lagi skakmat nih, terus lu dateng. Terus lu berak di papannya. Kayak gitu tuh.



Intinya yang ingin gue sampaikan pada tulisan ini adalah waktu itu jangan disiasiakan karena waktu itu sangat berharga. Karena waktu itu nggak bisa diulang apalagi dibalik. Karena itu nikmatilah waktu bersamanya sebelum dia bersama yang lain. Gitu. Menunggu itu identik dengan kesabaran atau nggak ada kerjaan. Kalo kalian punya temen yang kayak gitu, jangan dimanfaatin. Kasian lah nunggu terus itu nggak enak. Tapi ada yang paling nggak enak, yaitu saling menunggu tapi nggak saling tahu. Wadaw.





Yang terakhir kalo kalian lagi nunggu dan bingung mau ngapain. Coba buka google, dan cari "Tips Menunggu" kayak tulisan ini. Good luck :)




NB : tunjukkan dukungan kalian pada tulisan gue dengan meng-klik salah satu ads. Terima kasih
Saya mohon dengan penuh permintaan. :v

Jumat, 04 Oktober 2019

Baru Upload Lagi

Halo. Kembali dengan gue Aqsha, gak berubah masih sama dengan yang dulu. Allhamdulillah gue masih
normal, tanpa adanya kecacatan. Semenjak gue memutuskan untuk kembali menulis hari senin yang
lalu, gue sekarang mulai mengisi blog gue ini dengan tulisan yang rada ngawur dengan ide yang gak jelas
dan mungkin nggak ada yang lihat dengan cukup semangat. Doakan aja gue untuk lebih rajin. Amin
Mungkin gue kasih tahu aja ya kenapa gue vacuum untuk nulis. Y4 Kar3n4 S1buK… nggak sih sebenernya
waktu gue itu senggang-senggang aja. Tapi ya karena kemalesan gue yang merasuki seluruh kesadaran
gue ini. akhirnya gue berhenti menulis. Tapi kenapa gue mau menulis lagi? Karena gue ingin menjadi
pribadi yang rajin gitu aja, berlatih cara menjadi disiplin hanya dengan menulis saja. Gue gak
mengharapkan apapun saat nulis, saat gue mau nulis ya gue tinggal nulis aja gitu.

Dan gue sekarang akan melakukan kebiasaan gue ini dengan upload hampir 2 tulisan setiap minggu.
Paling nggak ya 1 mungkin. Tapi mungkin gue bakalan janji untuk terus upload minimal 1 tulisan setiap
minggu. Tapi ya kalo kelupaan, kalian bisa ngingetin gue dengan follow @choco.macchiato dan DM aja.
Tulisan-tulisan gue yang selanjutnya bakal terus kayak gini, karena gue mau nulis Cuma karena ingin
nulis dan buat ngganti suasana doang.

Dan perlu diketahui, sekarang gue udah kelas 2 SMA. Di sebuah SMA yang t3rN4ma di Bantul, yang gue
gak bakal kepikiran bakal masuk kesana. Sumpah demi apapun sebelumnya gue gak pernah kepikiran
masuk ke SMA ini. bahkan gue sampai gak tahu SMA gue ini dimana sebelumnya. Pertama kali masuk ke
sekolahnya aja pas daftar ulang. Betapa parahnya diriku ini, bahkan gue pernah berpikir bahwa masih
banyak orang lain yang lebih pantas masuk ke nih sekolah. Karena apa? Karena kadang gue gak merasa
cocok ada disini, dan gue gak pernah ada rencana masuk ke sini.

Gue daftar SMA/SMK itu waktu hari terakhir di jam-jam terakhir, dan Allhamdulillah gue masuk. Jadi gue
masuk di atas tangisan orang yang percaya pasti bakal masuk namun tergeser. Sebelumnya maaf, karena
gue gak bermaksud begitu. Gue itu emang awalnya mau daftar SMK entah jurusan Akutansi ataupun
Teknik Komputer dan Jaringan. Malahan gue sudah pergi ke puskesmas buat cek buta warna atau tidak
untuk syarat masuk SMK. Sumpah tulisan gue ini emang parah susunannya, gak terkait aturan apapun sih ini.

Gue pun sekarang masih kepikiran, kenapa gue masuk sekolah ini yak? Entah kenapa gue kehilangan alas
an. Padahal gue dulu kayaknya punya, tapi sayangnya udah lupa. Mungkin itu jalan terbaik. Dan funfact
lagi adalah gue ngambil token di SMK yang gue tuju, jadi ibaratnya sudah memberikan harapan palsu
bahwa gue mau masuk nih SMK. Ibaratnya tuh gini, lu udah datang ke supermarket, lu keliling-keliling
tapi lu cuma datang ke kasir terus minta tuker uang. Tapi takdir berkata lain, akhirnya gue masuk SMA.
Gue udah lupa (sebenernya gue inget banget) apa yang membuat gue untuk pilih sekolah ini. apakah itu
menurut hati gue? Atau otak? Atau kemauan? Menurut kalian?

Dan Allhamdulillah gue gak nyesel milih nih sekolah. Karena gue mempunyai motto “jangan sesali apa
pilihanmu sendiri”. Walaupun ada sedikit konflik sana-sini yang membuat gue risi dan males. Intinya
buat kalian yang bingung memilih tujuan. Lakukan saja, pasti ada yang membantumu. Dan jangan sesali apa yang menjadi pilihanmu tapi pelajari. Karena penyesalan itu adalah hal yang sia-sia menurut gue.
Akhir kata, dari gue Aqsha Muhammad. See you on the next content.


Mungkin gue bakal upload setiap hari jum’at dan sabtu setelah isya. Doakan gue!